Categories

Archives

Search

Prosfek Dan Tuntutan Pendidikan Islam di Indonesia

June 10th, 2010 by 06422012

Prosfek Dan Tuntutan Pendidikan Islam di Inodonesia

Menurut Muzayyin Arifin (2003:44) bangsa Indonesia mempunyai watak sosialistik-religius bercita-cita meraih kehidupan yang seimbang, serasi, dan selaras antara kehidupan batiniyyah, mental-spiriual dengan kehidupan lahiriyah, fisik materil, dimana nilai-nilai keagamaan menjadi dasar, atau menjadi sumber motivasinya.

Tuntutan agama Islam pada khususnya, sejak awal penyebaranya di dunia ini telah mengajak dan mendorong umat manusia agar bekerja keras mencari kesejahteraan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat secara simultan. Antara etos kerja keras untuk duniawinya dan ukhrawinya tidak boleh dipisahkan, melainkan menjadi etos kerja yang terintegrasikan yang satu sama lain saling berkaitan secara kontinue, termasuk etos ilmiah yang mendorong ke arah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Arifin, 2003:4).

Bagi bangsa Indonesia, sebagian tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berada di pundak lembaga pendidikan Islam, yang sekaligus merupakan bagian dari sub sistem pendidikan nasional di negara ini. Secara operasional, lembaga pendidik Islam memang dikelola oleh departemen yang terpisah dengan lembaga pendidikan pada umumnya. Namun dari segi misi, pendidikan Islam juga menuju ke arah yang sama, yaitu mencerdaskan bangsa agar menjadi manusia yang berilmu, bertaqwa, dan berbudi pekerti, sehingga keberadaannya memberikan kebaikan bagi umat manusia (Aden Wijdan, 1997: 10).

Dari segi tujuan yang terpisah, pendidikan Islam berupaya menjadikan manusia mencapai keseimbangan secara menyeluruh. Menurrut Arifin, sebagaimana dikutip Aden Wijdan (1997:10), hal seperti ini dapat dilakukan melalui tahapan-tahapan tertentu dengan intensitas pelatihan-pelatihan aspek kejiwaan, akal, perasaan, kecerdasan, dan panca indera.

Sebagai agen peradaban dan perubahan sosial, pendidikan Islam berada dalam atmosfir modernisasi dan globalisasi dituntut untuk mampu memainkan perannya secara dinamis dan proaktif. Keberadaannya diharapkan mampu memberikan kontribusi dan perubahan positif yang berarti bagi perbaikan dan kemajuan peradaban umat Islam, baik pada dataran intelektual teoritis maupun praktis. Pendidikan Islam bukan hanya sekedar proses transformasi nilai-nilai moral untuk membentengi diri dari akses negatif globalisasi dan modernisasi. Tetapi yang paling urgen adalah bagaimana nilai-nilai moral yang telah ditanamkan lewat pendidikan Islam tersebut mampu berperan aktif sebagai generator yang memiliki power pembebas dari tekanan dan himpitan keterbelakangan sosial budaya, kebodohan, ekonomi dan kemiskinan di tengah mobilitas sosial yang begitu cepat (Afandi, http://annajib.wordpress.com).

Dengan demikian, konsep pendidikan Islam yang komperhensif dan aplikatif, adalah pendidikan yang mampu menciptakan generasi-generasi insani yang tidak hanya memiliki intelektual yang dapat mengembangkan ilmu dan teknologi namun hampa nilai, akan tetapi kemampuan tersebut diiiringi pula generasi muslim yang memiliki moralitas dan budi pekerti yang luhur, sebagai pengejawantahan dari nilai-nilai spiritual yang dimilikinya.

Posted in pendidikan | No Comments »

Hello world!

June 9th, 2010 by 06422012

Welcome to Students.uii.ac.id Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Posted in pendidikan | 1 Comment »